Alfattahgibs.sch.id– Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo pada 27 Agustus 2026 menerima kunjungan Syekh Dr. Kamil Al Labudi dari Mesir. Di hadapan keluarga besar Al Fattah, ia menyampaikan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan utama dalam kehidupan.
Syekh Kamil mengawali tausiyah dengan rasa syukur bisa hadir di Al Fattah. Ia juga mendoakan para pimpinan, pengelola, asatidz, wali santri, serta santri dan santriwati agar mendapatkan keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Dalam tausiyahnya, ia mengibaratkan kehidupan seperti sebuah kapal yang diterjang gelombang besar hingga para penumpangnya tenggelam. Di tengah keadaan itu, ada tali panjang yang menjadi jalan keselamatan bagi mereka yang mau berpegang teguh.
“Tali itu adalah Kitabullah,” ujarnya sebagaimana diterjemahkan kepada hadirin.
Ia kemudian mengingatkan firman Allah agar umat Islam berpegang teguh kepada tali Allah dan tidak berpecah belah. Para mufassir, katanya, menjelaskan bahwa tali Allah tersebut adalah Al-Qur’an.
Menurut Syekh Kamil, hubungan seorang Muslim dengan Al-Qur’an tidak cukup hanya membaca dan menghafal. Al-Qur’an perlu dipahami, ditadaburi, diamalkan, lalu diajarkan kepada orang lain.
“Ukuran kesuksesan itu ada pada Kitabullah. Hidup ini tidak akan baik kecuali dengan Kitabullah,” pesannya.
Kunjungan Syekh Kamil Al Labudi menjadi bagian dari upaya Al Fattah memperluas pengalaman belajar santri melalui interaksi langsung dengan ulama dan praktisi pendidikan Al-Qur’an dari dunia Islam.
Di akhir tausiyah, ia mendoakan keluarga besar Al Fattah agar senantiasa mendapatkan keberkahan dan teguh berpegang kepada Kitabullah.



