Alfattahgibs.sch.id — Suasana haru menyelimuti rangkaian kegiatan Haflatul Wada` SMP Al Fattah Buduran ketika Kepala Kepengasuhan tingkat SMP, Ustadz Rizky, membacakan sebuah puisi yang menyentuh hati para santri dan orang tua yang hadir.
Dalam acara Haflatul Wada` pada 31 Mei 2026, dengan penuh penghayatan, lantunan puisi tersebut mengajak para siswa untuk merenungkan kembali perjuangan dan pengorbanan ayah serta bunda dalam mendampingi perjalanan pendidikan mereka. Setiap bait yang disampaikan seakan menghadirkan kembali kenangan tentang kasih sayang, doa, dan kerja keras orang tua yang selama ini menjadi bagian penting dalam keberhasilan para santri.
Suasana di Gedung Delta Sinar Mayang, Sidoarjo, yang semula khidmat berubah menjadi penuh haru. Sejumlah siswa tampak menitikkan air mata saat mendengarkan pesan-pesan yang terkandung dalam puisi tersebut. Tidak sedikit pula orang tua yang terlihat terenyuh menyaksikan putra-putri mereka larut dalam rasa syukur dan penghormatan kepada kedua orang tua.

Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam kegiatan Haflatul Muwadda’ah. Melalui untaian kata yang sarat makna, Ustadz Rizky berhasil mengingatkan para santri bahwa keberhasilan yang mereka raih hari ini tidak terlepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan ayah serta bunda.

Lebih dari sekadar penampilan puisi, momen tersebut menjadi sarana pendidikan karakter yang mengajarkan pentingnya birrul walidain atau berbakti kepada kedua orang tua. Para santri diajak untuk senantiasa bersyukur atas segala perjuangan yang telah diberikan oleh ayah dan bunda dalam mengantarkan mereka menuju masa depan yang lebih baik.
Alhamdulillah, melalui momen yang sederhana namun penuh makna ini, para santri SMP Al Fattah semakin menyadari besarnya jasa kedua orang tua dan pentingnya membalasnya dengan doa, penghormatan, serta prestasi yang membanggakan.



