Alfattahgibs.sch.id–Kajian pengantar dunia perkitaban turats dilangsungkan bersamaan dengan Pameran Buku Internasional, Tajamu’ Khamis, Kairo, pada Ahad (1/2/2026). Kegiatan ilmiah ini dipandu oleh Ustadz Usama Nabhan, Lc, dan diikuti para penuntut ilmu dari Al Fattah Center, yang sedang menimba ilmu di Universitas Al Azhar Mesir.
Dalam pemaparannya, Ustadz Usama menekankan bahwa maktabah tidak sebatas dimaknai sebagai perpustakaan, melainkan mencakup keseluruhan ekosistem perkitaban Islam, mulai dari pengelolaan kitab, penerbitan, hingga distribusi karya-karya ulama. Pemahaman ini penting agar penuntut ilmu tidak hanya berinteraksi dengan teks, tetapi juga memahami proses ilmiah di balik lahirnya sebuah kitab.
Kajian ini juga mengingatkan bahwa tidak semua cetakan kitab memiliki kualitas yang sama. Peserta dikenalkan perbedaan antara cetakan bertahkik ilmiah, cetakan yang sekadar ditashih, hingga cetakan komersial yang kerap minim penelitian. Kesadaran ini diharapkan menumbuhkan sikap lebih selektif dalam memilih rujukan keilmuan.
Pada sesi berikutnya, tahkik dijelaskan sebagai amanah ilmiah untuk menghidupkan kembali warisan ulama agar mendekati naskah asli karya penulisnya. Proses ini menuntut ketelitian tinggi, mulai dari membandingkan manuskrip, memperbaiki kesalahan penyalinan, menjelaskan lafadz yang sulit, hingga melakukan takhrij ayat dan hadis.
Peserta juga diajak mengenali struktur karya ulama dalam tradisi turats, seperti matan, syarah, dan hasyiyah, serta memahami tujuan penulisan kitab dan jenjang pembacanya. Dengan demikian, penuntut ilmu dapat membaca turats secara bertahap, sesuai manhaj dan kapasitas keilmuannya.

Para peserta juga memperoleh penjelasan langsung di beberapa toko kitab yang dikunjungi mengenai persolan kitab, tahkik dan hal-hal yang memiliki hubuungan erat dengannnya.
Melalui kajian ini, diharapkan lahir kesadaran bahwa membaca turats bukan sekadar aktivitas intelektual, tetapi bagian dari adab menuntut ilmu. Sebuah ikhtiar untuk menyambung sanad keilmuan ulama dengan penuh kehati-hatian, ketundukan, dan tanggung jawab ilmiah.




4 Responses
Masya Allah, artikelnya sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru. Terima kasih admin sudah berbagi informasi ini
Sama-sama Kak Yasfitri, semoga website ini terus istiqamah dalam menampilkan artikel-artikel yang bermanfaat dan manarik.
Semoga Pondok Pesantren Al Fattah semakin maju dan terus mencetak generasi yang qur’ani serta berakhlak mulia. BarakaAllah
Amin, sama-sama Kak Yasfitri Fauziyah, terima kasih doanya, mudah-mudahan Alla menurahkan segalah kebaikan untuk Kak Yasfitri, Amin.