Alfattahgibs.sch.id–Pada kesempatan Imtihan dan Khotmul Qur’an Metode Ummi ke-4 yang digelar di Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo, Ahad (18/01/2026), dua santri berhasil meraih predikat terbaik. Farah Alana Mahya (kelas 9) dinobatkan sebagai Santri Terbaik Tartil, sementara Queena Khansa Rasendria (kelas 9) meraih predikat Santri Terbaik Tahfidz. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para asatidz, wali santri, serta keluarga besar Pondok Pesantren Al Fattah.

Perwakilan wali santri dalam sambutannya berpesan agar para santri senantiasa menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an.
“Teruslah istiqamah membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Fattah, M. Fauzan, Lc., M.Pd., menegaskan bahwa Khotmul Qur’an bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan bersama Al-Qur’an.
“Setelah hari ini, jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam hidup kalian—dibaca, dipelajari, diamalkan, dan dijadikan pedoman dalam setiap langkah. Semoga dengan Khotmul Qur’an ini, hati kalian semakin bersih, akhlak semakin mulia, dan langkah kalian senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” pesannya. *Faisal Irsandi



