KH. Fauzan Subroto Lc., M.Pd. selaku pemimpin rombongan menyampaikan bahwa perjalanan ini beberapa tempat bersejarah dikunjungi. Salah satunya adalah Wadi Aqiq (Lembah Aqiq). Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa lembah ini adalah lembah yang diberkahi.
Yang juga dikunjungi adalah Wadi Bathan (Lembah Bathan), yang dalam beberapa riwayat disebut sebagai salah satu kanal dari kanal-kanal surga.
Rombongan juga mengunjungi sumur Ghars yang dalam hadits disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dari sumur itu.
Tempat lain yang masuk daftar kunjungan adalah benteng Urwah bin Zubair yang sampaai sekarang masih bertahan. Bangunan ini berdiri di dataran tinggi Madinah.
Adapula bentang Ka’b bin Asyraf, seorang Yahudi Madinah di masa Rasulullah Shallalahu Alaihi Wasallam. Ka’b bin Asyraf termasuk Yahudi yang membantu Quraisy menyerang Madinah. Benteng dan sisa-sisanya masih terlihat.

Lembah Jin atau Wadi Jinn yang terletak sekitar 45 kilometer dan Madinah, juga menjadi tujuan perjalanan ini.
Kebun Salman Al-Farisi juga tidak luput, di mana rombongan juga mengunjungi tempat indah itu. Taman Salman Al-Farisi bersisi 300 pohon korma yang telah ditanam oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk membebaskannya.
Selain Kebun Salman Al-Farisi, kebun kurma Abdurrahman bin Auf juga yang terdapat di Madinah.
Tak lupa rombongan juga mendaki Gunung Uhud, sebuah gunung yang cukup masyhur dalam sejarah Islam. Juga berziyarah di makam Hamzah bin Abi Thalib, paman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang syahid saat perang Uhud.
Selain itu tempat-tempat bersejarah lainnya yang sudah populer tentu juga dikunjungi, seperti Masjid Quba dan beberapa lokasi lainnya di Madinah.
Perjalanan umrah program ini dilaksanakan selama 13-16 hari dengan fasilitas penginapan hotel bintang empat. Untuk memberoleh informasi lebih lanjut, bisa menghubungi nomor kontak: 085608211543.



