Alfattahgibs.sch.id – Himpunan Santri Al-Fattah (Hisfa) Putra dari Pondok Pesantren Al-Fattah melaksanakan rihlah tarbawiyah (studi banding) ke Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2, Madusari, Siman, Ponorogo, pada Sabtu–Ahad, 18–19 Oktober 2025.
Rombongan yang terdiri dari 32 pengurus Hisfa Putra didampingi 7 ustadz berangkat dari Sidoarjo sekitar pukul 06.30 WIB dan tiba di lokasi tujuan pada pukul 10.30 WIB.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajerial organisasi santri, serta menyerap nilai-nilai positif dari Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) yang menjadi sistem pengkaderan unggulan di Gontor.
Setibanya di Gontor Kampus 2, rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus OPPM dan diarahkan menuju aula untuk acara pembukaan. Ustadz Zaki Mubarak, selaku Wakil Direktur Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) Gontor Kampus 2, memberikan sambutan sekaligus nasihat.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menghidupkan dan mengamalkan lima nilai dasar Pondok Modern (Panca Jiwa), yakni: keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan yang bertanggung jawab.
Usai sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan tukar cendera mata antara kedua lembaga. Pesantren Al-Fattah diwakili oleh Ustaz Ade Sujatmikanto, sementara pihak tuan rumah diwakili langsung oleh Ustadz Zaki Mubarak.

Rombongan kemudian diajak berkeliling untuk mengenal lebih dekat lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2. Setelah salat Ashar, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan sepak bola antara kesebelasan Hisfa Putra Al-Fattah dan Gorda (Gontor Darussalam). Laga berlangsung seru dan penuh semangat sportivitas.
Pada malam harinya, setelah salat Maghrib, Isya, dan makan malam bersama, para peserta melanjutkan kegiatan dengan sesi diskusi dan sharing antar bagian kepengurusan (qism), membahas teknis manajemen organisasi santri di masing-masing pondok.
Rihlah tarbawiyah ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan langkah konkret dalam membangun wawasan, memperkuat jaringan ukhuwah antarpondok, serta memperkaya nilai-nilai kepemimpinan santri. Harapannya, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi pengurus Hisfa Putra Al-Fattah dalam memajukan organisasi dan menebar manfaat lebih luas di lingkungan pesantren maupun masyarakat.*Faizal A



