MUHIS XXVI, Menempa Pemimpin Umat dari Lingkungan Pesantren

Al-Fattahgibs.sch.id-Sabtu pagi (16/05/2026), suasana Masjid Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo terasa berbeda. Sejuknya pagi berpadu dengan semangat para santri yang memenuhi ruang masjid dengan wajah-wajah penuh harap. Lantunan doa dan gema semangat bermusyawarah seakan menjadi pertanda bahwa perjalanan baru tengah dimulai.

Pembukaan Musyawarah Himpunan Santri Al Fattah (MUHIS) ke-XXVI berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi gerbang awal menuju pelaksanaan musyawarah yang akan berlangsung pada 18–21 Mei 2026 mendatang. Tidak hanya menjadi agenda tahunan organisasi, MUHIS hadir sebagai ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang menempa jiwa kepemimpinan santri.

Acara pembukaan MUHIS XXVI dihadiri oleh pengasuh pondok, jajaran pimpinan sekolah dan pesantren, para asatidz dan asatidzah, pengurus HISFA, para delegasi, serta seluruh siswa-siswi kelas VII hingga XII. Kehadiran seluruh elemen pondok tersebut menjadikan suasana pembukaan terasa hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat semangat kebersamaan.

“Angka dua puluh enam bukan hanya simbol perjalanan waktu, melainkan tanda kedewasaan dalam berpikir, bersikap, dan memimpin,” tutur Ustadzah Ayuni Nur Habibah, S.Sos selaku Ketua Steering Committee dalam sambutannya.

Beliau juga menyampaikan bahwa MUHIS merupakan musyawarah tertinggi dalam organisasi HISFA. (Himpunan Santri Al Fattah)

Dan tahun ini, MUHIS XXVI mengusung tema: Menapaki Jejak Kepemimpinan Rasul: Amanah, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati bukan tentang kedudukan, melainkan tentang amanah yang dipikul dengan penuh tanggung jawab serta keteladanan yang diwujudkan dalam setiap langkah.

Pembukaan resmi MUHIS XXVI dilakukan oleh Ustad Drs. KH. Ainun Rofik, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya organisasi di tingkat santri sebagai sarana belajar memimpin, belajar mendengar, dan belajar bertanggung jawab.

Beliau berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan HISFA dan Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo.

Suasana pembukaan semakin khusyuk ketika doa dipimpin oleh Ustad M. Mas’al. Dengan penuh harap, doa-doa dipanjatkan agar MUHIS XXVI menjadi langkah yang membawa keberkahan, melahirkan pemimpin-pemimpin santri yang amanah, dan menguatkan ukhuwah di lingkungan pondok.

Di bawah langit pagi yang teduh, para santri tidak hanya hadir sebagai peserta musyawarah, tetapi juga sebagai generasi yang sedang belajar menapaki jejak kepemimpinan Rasulullah memimpin dengan hati, berjalan dengan amanah, dan tumbuh dalam keteladanan. Bilqis Qurroti A’yun

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *